Lyrics, 500,000+ Lyrics Included, Browse: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Login Sign Up Forum Games Contact Us Terms of Service Privacy Policy

  LC is the LARGEST Indonesian Social Networking site
 

 
 
How you're connected:
 
 
 
 
 
Menu
 
 
 
 
 
Bogs's Photo


View All 3 Photos
 
 
 
 
Member Since 2006-10-02 01:53:53 Last Log In 2008-11-19 13:24:49
User ID:321687
Gender:Male
Interested in Meeting people for:Just looking arround
Status:Single
Age:98
Location:Indonesia
Hometown:Bogor kota gledegh......
Hobbies and Interest:Everytink About Music
Schools:Dunia N
Favorite Foods:Yang enak-enak aza dech
Favorite Drinks:Evry drinks can lose my thrysty
Favorite Musics:All of about music dunk
Favorite Books:Funy Books
Favorite Tv Shows:MTV
Favorite Movies:Comedies Film
Who I Want to Meet:Peoples that can make me lough everytime, everywhere. <gakgakhgak.......>

dUn't 4 gET......

____ 000
____00000
___00__000
__000000000
_0000___0000
0000_____0000

____________
____________0000000000
____________00000000000
____________0000____0000
____________0000____0000
____________0000____0000
____________00000000000
____________0000000000

______________________
___________________0000000000
___________________00000000000
___________________0000____0000
___________________0000____0000
___________________0000____0000
___________________00000000000
___________________0000000000
________________
00000______00000
000000____000000
0000000000000000
0000000000000000
00000__00__00000
00000______00000

________________
________________
_______000000000000
_______000000000000
_______0000
_______0000
_______000000000
_______000000000
_______0000
_______000000000000


LC : toelank_kasep@yahoo.co.id
FS : toelank_kasep@yahoo.co.id

!!!dON'T MIz iT...!!!
Media Box:
 
 
 
 
 
 
Friends of Bogs: (329)
Venny

Saly

Cantik

x47661

Syeef

Aku

Mila

Nhanna

Beibhgi...

Shie

[See all 329 friends]
 
 
 
 
Testimonials: (33)
Evelyn 01/05/2008:
dan aku pun pulang
menuju rumah
yang hanyut pada kalender

tanggal demi tanggal
bertanda lingkaran hitam

air di sini
menjelma kuburan
 
Evelyn 30/03/2008:
Kereta sore membawaku pergi, tanpa ada tangismu

Rintik hujan telah maknai sedihmu,

pada yang harus tinggalkan sejumlah derita

engkau takut terbebani sepi

kepedihan sertai sunyi hidup

deras hujan takkan cukup ganti

yang telah pergi. Engkau tenggelam

dalam dingin rindu


Kereta sore menujukan mimpiku,

meski engkau harus lenyap,

meski terpenjara kerinduan,

namun aku sempat menyematkan

sebuah permata di jari manismu
 
Evelyn 30/03/2008:
Kereta sore membawaku pergi, tanpa ada tangismu

Rintik hujan telah maknai sedihmu,

pada yang harus tinggalkan sejumlah derita

engkau takut terbebani sepi

kepedihan sertai sunyi hidup

deras hujan takkan cukup ganti

yang telah pergi. Engkau tenggelam

dalam dingin rindu


Kereta sore menujukan mimpiku,

meski engkau harus lenyap,

meski terpenjara kerinduan,

namun aku sempat menyematkan

sebuah permata di jari manismu
 
Evelyn 22/03/2008:
Memanjang tenun kata di kain tanya penduduk
muara; Ratu Bisa memetuk paras kubur
dengan bahasanya yang berkibar
mengarungi jala surga. “Tinggalkan ingatanmu
bunda ranah,” desisnya parau kepada
dendam kematian; semenjak ia
menatap arinya tertanam di teras pondok siksaan.
Ratu Bisa mempecundang darah muara
oleh rona kebencian yang tulus.
Menggali sarang perangkap dari senyum pesona
cinta, dan mempertautkan kasih bencana
di tengkuk semilir tuan angin.
 
Evelyn 15/03/2008:
Debur rasa yang menggelora
Membawa asa dalam hempasan gelombang
Semua keinginan terlalu mempesona
Membawa angan terbang melayang

Kebimbangan hati untuk menikmati Matahari
Menikmati setiap kepingan sinar kerinduan
Sinar mentari yang menumbuhkan bunga hati
Tumbuh subur di sanubari yang berkeinginan

Angin berdesir sejuk
Bertiup bertaut sang bunga hati
Membawa butir rindu untuk memeluk
Rasa yang tak terperi dan kokoh terpatri

Awan gundah
Datang menghampiri berarak
Menghempas rindu tak berakhir sudah
Dan terus membawa benih cinta yang tak terelak

Sang pengelana mimpi
Datang dengan sebuah hati
Untuk seorang pujaan hati Yang sedang terbang pergi
Tapi pasti akan kembali untuk satu rasa di hati
Untuk bersatu dalam suatu ikatan suci tak akan terbagi
Pengelana mimpi selalu tulus menanti dengan sebuah cinta murni
 
Evelyn 01/03/2008:
seribu fragmen rinai di jendela
kacamu. Terjaga hingga plasa kota,
luruh ke penjuru pencarian
Diam.

kenangan tergores di palka bordes
kursi kisut ribuan kisah
pada rel membeku, waktu bertanya sendu.
Tunggu.

Peluit memecah penantian--juga keraguan. Sepi
merajuk sendiri. Menunggui anakanak memungut karcis
takdir, dari loket peron separo kusam.
Matanya membiru buram.
Dendam.
 
Evelyn 20/02/2008:
itu hak mu!!!!
dan aku menangis dalam diam itu!!
seribu kalimat menyergap
dengan pucat
rintih merintih teriris
mulut tak sanggup berucap
hanya kata maap mengunci langit gelap
sayatan asmara hilang
aku sembunyi di ari ari waktu
membiarkan gelap menutup jendela pandang
hanya kicau angin yang basah
di kedua dinding mati
aku kusam tak berarti
biarlah
biarlah...
dan pergi...
aku siap !
 
Evelyn 20/02/2008:
itu hak mu!!!!
dan aku menangis dalam diam itu!!
seribu kalimat menyergap
dengan pucat
rintih merintih teriris
mulut tak sanggup berucap
hanya kata maap mengunci langit gelap
sayatan asmara hilang
aku sembunyi di ari ari waktu
membiarkan gelap menutup jendela pandang
hanya kicau angin yang basah
di kedua dinding mati
aku kusam tak berarti
biarlah
biarlah...
dan pergi...
aku siap !
 
Evelyn 15/02/2008:
kelembutan apa yang menyapa dari lengking suara yang menyanyikan gugur bunga plastik di televisi dan tenda-tenda yang dikemas sedemikian rupa dalam dengung tahlil tujuh hari perkabungan. tujuh hari kerudung hitam tersampir di kepala-kepala yang menunduk. apa yang dicari dari tanah yang telah kenyang bersaksi atas sejarah sumir yang disemir seperti kilap lars tentara yang menderap di dada jelata. apa pula yang arti bendera yang lesu setengah tiang malu ditampar angin dari lautan yang telah meluapkan amarahnya hingga jalan-jalan tol. berapa banyak pompa yang sanggup kau sediakan untuk menyedot limpasan air mata dari kenyataan yang terlanjur becek mengejek kekerdilan agung yang menggemaung bersama tembakan salvo.

siapa pula yang berderet di pinggir jalan dengan lambaian tangan yang ditulis sebagai bunga dalam obituari di langit istana sementara dalam kepala ribuan jelata bersembulan ribuan pertanyaan tentang banjir dan penggusuran, tentang hidup yang butuh hiburan dan keramaian. ah. sejarah tetap harus dituliskan tanpa perlu menghitung jasa dan dosa. jelata tak punya surga. jelata tak punya neraka. yang mati selesai. yang hidup masih harus terus berkelahi melawan amnesia, melawan euforia, melawan kemunafikan, melawan kekerdilan.
 
Evelyn 09/02/2008:
Menanti sebuah cinta di hati yang kunantikan

Sebabku tak mampu membaca firasat hati

Kan kudengar senandung kata hatiku

Sebabku tak sanggup mengartikan getar yang ada kini



Mengapa berat yakinkan tentang cinta

Mengapa kau sulit mengaku cinta padahal terasa

Dalam ruang rindu dan sunyi malam

Hati ini terus berbisik tentang suatu asa



Akhirnya kita harus memilih satu yang pasti

Mana mungkin terus jalani keraguan ini

Karna cinta takkan ingkari takkan terbagi

Karena cinta tidak untuk menyakiti



Walau harus kurelakan matahari pergi

Aku bisa terima meski harus terluka

Karena ku terlalu menyayangimu dan tak bisa dustai

Biarlah semua menjadi debu yang tak berarti



Dan aku harus bisa memahami

Lebih baik jangan mencinta, agar tidak saling tersakiti

Berakhirlah sudah semua kisah ini

Inilah takdir bahwa kita tak akan bisa memiliki



[See all 33 testimonials]